PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAAMAN RASIONAL DAN IRASIONAL
Nama: Siti NurJanah
Kelas: X IPS 2
No.Absen: 34
PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN RASIONAL DAN IRASIONAL
•Pertidaksamaan bentuk hasil bagi •Pertidaksamaan polinomial (suku banyak)
•Pertidaksamaan irasional, •Pertidaksamaan rasional, •Pertidaksamaan nilai mutlak •Pertidaksamaan bentuk hasil bagi, •Pertidaksamaan polinomial (suku banyak),
•Pertidaksamaan irasional, Pertidaksamaan rasional, •Pertidaksamaan nilai mutlak
Contoh dari masing-masing pertidaksamaan adalah sebagai berikut:
a. Pertidaksamaan bentuk hasil bagi:
b. Pertidaksamaan polinomial (suku banyak):
d. Pertidaksamaan nilai mutlak:
Bilangan rasional adalah suatu bilangan yang bisa diubah dalam bentuk pecahan ab dengan a dan b merupakan bilangan bulat.
Ciri-ciri bilangan rasional adalah sebagai berikut:
Dapat dinyatakan sebagai pecahan biasa. Contoh : 2, -1, ½, ………., dst
Dapat dinyatakan sebagai pecahan desimal terbatas, seperti : 0,2 ; 0,25; 0,625, ………, dst
Dapat dinyatakan sebagai pecahan desimal tak terbatas dan berulang, seperti:
Dapat berupa bilangan yang terletak dibawah tanda akar seperti 1, 4,
Bilangan Irasional
Sedangkan bilangan irasional adalah bilangan riil yang tidak bisa dibagi (hasil baginya tidak pernah berhenti). Bilangan irasional tidak bisa dinyatakan sebagai a/b dengan a dan b sebagai bilangan bulat dan b tidak sama dengan nol. Contoh bilangan irasional adalah bilangan π (phi) dan bilangan e (epsilon).
Suatu pertidaksamaan bentuk akar dinamakan juga pertidaksamaan irasional, hal ini dikarekanan nilai peubah yang akan ditentukan selangnya terdapat dalam tanda akar. Teoremanya adalah sebagai berikut:
Tips Menyelesaikan Soal
Dalam penyelesaian soal berbentuk pertidaksamaan irasional. Ada beberapa tips dan triknya. Hal ini dikarenakan soal dalam pertidaksamaan irasional mempunyai berbagai tipe. Oleh sebab itu tips dan trik penyelesaian pertidaksamaan irasional adalah sebagai berikut:
1. Mengubah pertidaksamaan irasional ke bentuk umum (ruas kiri berupa bentuk akar)
2. Menentukan nilai ruas kanan
Jika ruas kanan adalah nol atau positif ( ≥ 0), lakukan langkah-langkah berikut:
-Menentukan penyelesaian akibat kedua ruas dikuadratkan
-Menentukan penyelesaian nilai-nilai yang memenuhi syarat bilangan di bawah tanda akar
-Menentukan irisan ketiga penyelesaian di atas sebagai penyelesaian pertidaksamaan irasional
Jika ruas kanan bernilai negatif ( < 0), lakukan langkah-langkah berikut:
-Menentukan penyelesaian pertidaksamaan untuk nilai ruas kanan < 0
-Menentukan penyelesaian nilai-nilai yang memenuhi syarat bilangan dibawah tanda akar
-Menentukan irisan kedua penyelesaian di atas sebagai penyelesaian pertidaksamaan irasional
Jika ruas kanan belum pasti bernilai lebih besar atau sama dengan nol, lakukan langkah-langkah berikut:
Uraikan nilai ruas kanan menjadi dua kemungkinan yaitu < 0 atau ≥ 0
-Untuk ruas kanan ≥ 0, lakukan langkah-langkah pada bagian a sehingga diperoleh penyelesaiannya
-Untuk ruas kanan < 0, lakukan langkah-langkah pada 2b sehingga diperoleh penyelesaian b.
-Menentukan gabungan penyelesaian a dan b di atas sebagai penyelesaian pertidaksamaan irasional.
Contoh soal: tentukan himpunan penyelesaian dari setiap pertidaksamaan berikut ini:
Jawab:
Tipe soal a adalah bertipe (c ), sehingga cara penyelesaiannya adalah sebagai berikut:
a.
Tipe soal (b) adalah tipe soal yang kedua, oleh sebab itu cara penyelesaiannya adalah sebagai berikut
b.
Contoh soal: pertidaksamaan tipe jenis (a)
Pembahasan:
Contoh soal: pertidaksamaan irasional tipe jenis ( c )
Contoh soal: Pertidaksamaan irasional tipe jenis ( a )
Contoh soal Pertidaksamaan Rasional
Tentukan himpunan penyelesaian dari :
Jawab:
Pembuat nol adalah
x − 3 = 0 ⇒ x = 3
x + 1 = 0 ⇒ x = −1
Syarat :
x + 1 ≠ 0 ⇒ x ≠ −1
Untuk interval x < −1, ambil x = −2 :
Untuk interval −1 < x ≤ 3, ambil x = 0 :
Untuk interval x > 3, ambil x = 4 :
Sebab pertidaksamaan bertanda “≥”, maka daerah penyelesaiannya berada pada interval yang bertanda positif (+).
Yaitu: HP = {x < −1 atau x ≥ 3}
2. Tentukan himpunan penyelesaian dari :
Jawab :
Pembuat nol adalah
(x − 1)(x − 1) = 0 ⇒ x = 1
x + 2 = 0 ⇒ x = −2
Syarat :
x + 2 ≠ 0 ⇒ x ≠ −2
Sebab pertidaksamaan bertanda “<“, maka daerah penyelesaian berada pada interval yang bertanda negatif (−).
Yaitu Himpunan Penyelesaian = {x < −2}
contah 3.
Contoh Soal Pertidaksamaan Irasional
Contoh :
Tentukanlah himpunan penyelesaian atas pertidaksamaan dibawah ini :
Jawaban :
Bentuk tersebut dapat terpenuhi jika diperoleh :
Penyelesaian himpunan pertidaksamaan irasional ini merupakan suatu irisan dari (a) dan (b). Sehingga diperoleh hasil :
Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan jika hasil himpunan penyelesaian atas pertidaksamaan tersebut ialah disamping ini
Contoh :
Tentukanlah himpunan penyelesaian atas pertidaksamaan dibawah ini :
Jawaban :
Bentuk tersebut dapat dipenuhi jika :
Penyelesaian pertidaksamaan irasional adalah suatu irisan dari (a), (b), dan (c). Sehingga diperoleh hasil :
Berdasarkan hasil yang diperoleh diatas dapat disimpulkan hasil dari pertidaksamaan tersebut dibawah ini
Bentuk ini dapat terpenuhi jika :
4. Contoh :
Tentukanlah himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan dibawah ini
Jawaban :
Bentuk tersebut dapat dipenuhi jika
Titik pembuat nol adalah x = -2, x
Penyelesaian : x < -2 dan x > 1
Penyelesaian pertidaksamaan irsional merupakan irisan dari (a), (b), dan (c). Sehingga diperoleh :
Hasil penyelesaian himpunan pertidaksamaan adalah dibawah ini
impunan penyelesaian dari pertidaksamaan
adalah
A. x > 7
B. 4 < x < 7
C. x < 4
D. -4 < x < 7
Jawaban :
Bentuk tersebut dapat terpenuhi jika :
Titik pembuat nol x = 4, dan x = 7 adalah sebagai berikut :
Penyelesaian : 4 < x < 7
Penyelesaian himpunan pertidaksamaan irasional merupakan irisan dari (a), (b), dan (c). Sehingga dapat diperoleh sebagai berikut
Jadi dapat disimpulkan himpunan dari penyelesaian pertidaksamaan diatas adalah 4 < x < 7.
Komentar
Posting Komentar