Komposisi fungsi dan invers fungsi
Nama: Siti NurJanah
Sehingga inversnya adalah
Kelas: X IPS 2
No absen: 34
KOMPOSISI FUNGSI DAN INVERS FUNGSI
Relasi dan Fungsi
Pengertian Fungsi
Relasi dari himpunan A ke himpunan B disebut fungsi atau pemetaan jika dan hanya jika setiap anggota himpunan A berpasangan dengan tepat satu anggota himpunan B.
Suatu fungsi atau pemetaan dapat disajikan dalam bentuk himpunan pasangan terurut, rumus, diagram panah, atau diagram cartesius. Fungsi f yang memetakan himpunan A ke himpunan B ditulis dengan notasi:
Contoh 1
Contoh 2
Contoh 3
Merupakan fungsi karena setiap anggota di A tapat dihubungkan dengan satu anggota di B
Sifat-sifat Fungsi
Fungsi surjektif
Pada fungsi f: A --> B, jika setiap elemen di B mempunyai pasangan di A atau R_f = B, atau setiap y \epsilon B terdapat x \epsilon A sedemikian sehingga f(x) = y. Contoh:
Fungsi Into
Pada fungsi f : A --> B, jika terdapat elemen di B yang tidak mempunyai pasangan di A.
Contoh:
Fungsi Injektif
Pada fungsi f : A --> B, jika setiap elemen di B mempunyai pasangan tepat satu elemen dari A
Fungsi Bijektif
Jika fungsi f : A --> B merupakan fungsi surjektif sekaligus fungsi injektif
Contoh:
Fungsi Komposisi
Fungsi komposisi merupakan susunan dari beberapa fungsi yang terhubung dan bekerja sama.
Sebagai ilustrasi jika fungsi f dan g adalah mesin yang bekerja beriringan. Fungsi f menerima input berupa (x) yang akan diolah di mesin f dan menghasilkan output berupa f(x). Kemudian f(x) dijadikan input untuk diproses di mesin g sehingga didapat output berupa g(f(x)).
Ilustrasi tersebut jika dibuat dalam fungsi merupakan komposisi g dan f yang dinyatakan dengan g o f sehingga:
Sifat-sifat fungsi komposisi:
Operasi pada fungsi komposisi tidak besifat komutatif (g o f)(x) \not= (f o g)(x)
Operasi bersifat asosiatif: (h o g o f)(x) = (h o(g o f))(x) = ((h o g) o f)(x)
Contoh:
Jika f(x) = 2x + 3 dan (f o g)(x) = 2x^2 + 6x - 7, maka g(x) adalah
(f)(g(x)) = 2x^2 + 6x - 7
2(g(x)) + 3 = 2x^2 + 6x - 7
g(x) = x^2 + 3x - 5
Fungsi Invers
maka fungsi g merupakan invers dari f dan ditulis f^{-1} atau g = f^{-1}. Jika f^{-1} dalam bentuk fungsi, maka f^{-1} disebut fungsi invers.
Menentukan invers suatu fungsi y = f(x) dapat ditempuh dengan cara berikut:
Ubah persamaan y = f(x) ke dalam bentuk x = f(y)
Gantikan x dengan f^{-1}(y) sehingga f(y) = f^{-1}(y)
Gantikan y dengan x sehingga diperoleh invers berupa f^{-1}
Contoh:
Menentukan invers dari =x^2 - 2x + 4:
y = [x^2 - 2x + 4
y = (x - 1)^2 + 3
(x - 1)^2 = y - 3
x - 1 ={y - 3}
x = {y -3 + 3}
Sehingga inversnya adalah:
Sehingga inversnya adalah
f^{-1}(x) ={y - 3 + 1} dan bukan merupakan fungsi karena memiliki dua nilai.
Fungsi invers terjadi sebab adanya sebuah fungsi yang dinotasikan dengan f (x) serta memiliki relasi pada setiap himpunan A ke setiap himpunan B.
Sehingga akan menjadi sebuah fungsi invers yang dinotasikan dengan f-1 (x) yang tak lain mempunyai relasi dari himpunan B ke setiap himpunan A.
Simplenya, fungsi bijektif berlangsung pada saat jumlah anggota domain sama dengan jumlah anggota kodomain.
Tidak terdapat dua atau lebih domain berbeda dipetakan ke kodomain yang sama. Serta pada setiap kodomain mempunyai pasangan di domain
Komentar
Posting Komentar